Etika Berpakaian dalam Bingkai Sunnah Bag. 1

banner 468x60)

Manusia diciptakan oleh Allah SWT sebagai makhluk yang berdarah panas,  mereka harus mampu melindungi dirinya dari pengaruh hawa yang tidak stabil. Dengan bekal akal yang membedakannya dengan binatang yang juga merupakan makhluk berdarah panas, manusia mampu membuat pakaian yang sesuai dengan kondisi daerah tempat ia tinggal. Berbagai jenis pakaian yang ada saat ini, baik dari jenis kain, kulit, dan bulu-bulu binatang dapat menutupi dan menyelamatkan tubuh mereka dari hawa yang ekstrem.

Namun, yang menjadi persoalan saat ini adalah apakah fungsi berpakain itu hanya sekedar sebagai pelindung diri dari hawa ekstrem yang dapat menimbulkan penyakit dan kerusakan pada kulit, atau berpakaian itu juga sebagai tuntutan syari’at yang mutlak tidak dapat ditawar?

Jika fungsi pakaian itu hanya sekedar sebagai pelindung diri dari berbagai hawa ekstrem yang berbeda-beda di setiap tempat, cukuplah bagi setiap orang untuk berpakaian sesuai dengan kebutuhan masing-masing tanpa harus memperhatikan tuntunan syariat, karena setiap daerah memiliki cuaca yang berbeda-beda. Namun tidak demikian, Islam telah menetapkan etika dalam berpakaian bukan tanpa alasan. Selain sebagai pelindung diri dari berbagai cuaca ekstrem, etika berpakaian dalam Islam juga sebagai pagar pelindung bagi setiap muslimah dari godaan  kaum Adam, sehingga dapat melindung diri muslimah sendiri dari hal-hal negatif, misalnya saja perzinaan.

Oleh karena itu, setiap orang Islam, khususnya bagi para muslimah, perlu mengetahui etika berpakaian menurut syari’at. Sebab pada dasarnya, masalah ini adalah termasuk ke dalam ranah fiqih yang bersandar pada pemahaman secara rinci dari nash-nash al-Quran maupun sunnah. Dalam  tulisan ini penulis akan memaparkan berbagai dasar pedoman dalam berpakaian menurut al-sunnah.

Seiring dengan perkembangan zaman, permasalahan etika masa kini kian mengalami penurunan. Di mana etika dalam Islam yang mengajarkan dan menuntun manusia kepada perilaku yang baik dan menjauhkan diri dari perilaku yang buruk semakin tak dihiraukan, terlebih dalam masalah berpakaian. Umat Islam terkhusus muslimah selalu menjadi incaran para musuh umat Islam, mereka berupaya menjauhkan dari etika ke-Islaman yang membuat style pakaian dengan menghilangkan rasa malu dari pakaian penutup tubuh.

488 total views, 1 views today

banner 468x60)

Artikel

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply